Ainis Okta Awaliyah, Mahasiswa Psikologi Universitas Selamat Sri, Memperkaya Pengalaman Melalui Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Universitas Syiah Kuala Aceh”

Oleh : Sherli Junianingrum, S.E., M.M.

Pada kesempatan yang berharga dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 3, mahasiswa Program Studi S1 Psikologi Universitas Selamat Sri, Ainis Okta Awaliyah, berhasil meraih pengalaman tak terlupakan di Universitas Syiah Kuala Aceh. Dengan antusiasme yang tinggi, Ainis membagikan kisahnya melalui siaran langsung di Radio RRI Banda Aceh 92,6 FM dan mengabadikan momen tersebut melalui saluran YouTube RRI Banda Aceh.

Ainis Okta Awaliyah, sebagai duta Universitas Selamat Sri, menjelajahi Banda Aceh dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu. Melalui pertukaran mahasiswa merdeka, ia bukan hanya mendapatkan wawasan akademis yang berharga, tetapi juga mengeksplorasi kekayaan budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh.

Saat berbicara di Radio RRI Banda Aceh, Okta menuturkan pengalaman-pengalamannya dengan penuh kehangatan. Ia membagikan cerita tentang perbedaan budaya yang memperkaya pandangannya, tantangan adaptasi di lingkungan baru, dan keindahan persahabatan lintas batas institusi. Cerita Okta tidak hanya mencerminkan keberhasilan pribadinya, tetapi juga mencerahkan pendengar mengenai keberagaman budaya dan nilai-nilai positif yang dimiliki Aceh.

Siaran langsung Okta tidak hanya menjadi pengalaman pribadi, tetapi juga sarana untuk menginspirasi teman-teman sejawatnya. Melalui media ini, ia mendorong mahasiswa lain untuk berani mengambil langkah keluar dari zona nyaman dan menjelajahi peluang pendidikan lintas institusi.

YouTube RRI Banda Aceh menjadi saksi perjalanan Okta yang memotivasi, sebagai medium yang memperluas jangkauan ceritanya. Dengan demikian, pengalaman Okta tak hanya menginspirasi pendengar lokal tetapi juga menciptakan ikatan antarlembaga pendidikan.

Kehadiran Ainis Okta Awaliyah dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 3 di Universitas Syiah Kuala Aceh bukan hanya sebuah perjalanan akademis, tetapi juga pencapaian yang membawa dampak positif pada komunitasnya. Semoga kisah sukses Okta menjadi pijakan bagi mahasiswa lainnya untuk mengejar pengalaman serupa, menjadikan dunia pendidikan sebagai wadah untuk pertumbuhan pribadi dan pengembangan nilai-nilai positif

Dokumentasi:

Menumbuhkan Semangat Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Selamat Sri Melalui Program Magang MBKM di Bank BTPN Syariah Kendal

Oleh : Lukman Zaini Abdullah,. S.Kom., M.Si.

Pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa menjadi individu yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Universitas Selamat Sri selalu berupaya memberikan pendidikan yang komprehensif untuk mempersiapkan mahasiswanya menjadi calon pemimpin masa depan. Salah satu upaya nyata dalam hal ini adalah melalui Program Magang MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Bank BTPN Syariah Kendal, yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Selamat Sri.

Program Magang MBKM di Bank BTPN Syariah Kendal lebih dari sekadar pengalaman kerja di bank syariah terkemuka ini. Ini adalah peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan yang mendalam tentang dunia perbankan syariah, sambil mendukung pengembangan keterampilan dan kompetensi mereka. Salah satu kegiatan utama yang menonjol dalam program ini adalah mahasiswa aktif dalam memberikan pengajaran dan sosialisasi pembuatan NIB (Surat Izin Berusaha).

Mengapa NIB Penting dalam Dunia Bisnis?

NIB atau Surat Izin Berusaha adalah dokumen resmi yang diperlukan oleh setiap usaha atau bisnis di Indonesia. Dokumen ini mengatur pendaftaran dan pengelolaan usaha di negara ini. Membuka usaha tanpa NIB adalah melanggar hukum dan dapat mengakibatkan sanksi hukum yang serius. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang proses pembuatan NIB sangat penting bagi setiap pengusaha pemula maupun yang berpengalaman.

Peran Mahasiswa dalam Sosialisasi Pembuatan NIB

Mahasiswa yang berpartisipasi dalam Program Magang MBKM di Bank BTPN Syariah Kendal mendapat kesempatan untuk memahami prosedur dan pentingnya NIB dalam berwirausaha. Mereka juga berperan aktif dalam memberikan materi dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, khususnya para calon pengusaha tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk mendapatkan NIB.

Kegiatan sosialisasi ini melibatkan penjelasan tentang proses pendaftaran, dokumen yang diperlukan, dan manfaat yang akan diperoleh oleh para pemilik usaha dengan memiliki NIB. Mahasiswa mengadakan pertemuan-pertemuan publik yang dirancang untuk memberikan pemahaman yang jelas dan praktis tentang bagaimana memulai usaha secara legal di Indonesia.

Manfaat bagi Mahasiswa dan Masyarakat

Program magang MBKM di Bank BTPN Syariah Kendal dengan fokus pada sosialisasi pembuatan NIB memberikan manfaat ganda. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis yang berharga dalam industri perbankan syariah, tetapi juga berkontribusi aktif dalam peningkatan literasi bisnis di masyarakat setempat.

Selain itu, sosialisasi pembuatan NIB membantu masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang regulasi bisnis, mengurangi risiko hukum, dan membantu dalam pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah di daerah tersebut. Program ini mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan iklim bisnis yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Tahapan Immersion – Teknis Penyusunan Proposal Wirausaha: Mahasiswa UNISS dalam Program Wirausaha Merdeka di Universitas Padjadjaran (UNPAD)

Oleh : Septian Dwi Cahyo, S.E., M.M.

Universitas Selamat Sri – Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri (UNISS) atas nama Sehril Danar Sari Program Studi Akuntansi ikut serta dalam kegiatan Wirausaha Merdeka 2023. Program Wirausaha Merdeka bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan yang diperlukan untuk memulai bisnis mereka sendiri. Program ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan mitra industri.

            Salah satu fokus utama dari Program Wirausaha Merdeka adalah memberikan pendidikan kewirausahaan yang komprehensif kepada mahasiswa. Ini dilakukan melalui penyelenggaraan berbagai workshop, pelatihan, dan program pengembangan diri yang menekankan aspek bisnis dan manajemen. Mahasiswa diberikan pengetahuan tentang konsep dasar bisnis, pemodelan bisnis, pemasaran, manajemen keuangan, dan strategi pertumbuhan bisnis.    

            Salah satu mahasiswa UNISS yang telah mengikuti dan menjalankan program Wirausaha Merdeka atas nama Sehril Danar Sari mengikuti kegiatan perkuliahan di Universitas Padjadjaran membahas teknis penyusunan proposal wirausaha. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat menyusun proposal dengan baik dan benar. Saat ini, kegiatan yang diikuti oleh Sehril sudah memasuki tahapan immersion.

             Tahapan immersion ini melibatkan mahasiswa langsung untuk melihat proses bisnis secara nyata dengan melakukan onboarding di UMKM. Langkah ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menyusun model bisnis dan membuat prototype yang tervalidasi.

            Kegiatan Wirausaha Merdeka yang diikuti oleh Sehril Danar Sari diharapkan memberikan pengalaman praktis bagi dirinya dalam kegiatan wirausaha melalui proses pembekalan mindset, kompetensi kewirausahaan, pengembangan, dan penciptaan konsep usaha, praktek, serta pengembangan wirausaha.

Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 4: Sosialisasi Pendaftaran PMM4 Tahun Ajaran Genap 2023/2024 dari Kemendikbudristek

Tanggal: 18 Oktober 2023

Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) adalah sebuah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk memberikan peluang kepada mahasiswa Indonesia untuk merasakan pengalaman belajar dan berbagi pengetahuan di berbagai perguruan tinggi di dalam negeri. Program ini telah menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendorong pertukaran ilmu dan budaya antara mahasiswa Indonesia dengan dunia luar. Pada tahun 2023, PMM Angkatan 4 memperkenalkan langkah-langkah sosialisasi pendaftaran yang perlu diikuti oleh para calon peserta.

Mengenal PMM Angkatan 4

Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 4 adalah kelanjutan dari program yang telah sukses diluncurkan sebelumnya. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan wawasan akademik dan budaya mereka, serta memperluas jaringan nasional. Para peserta akan memiliki kesempatan unik untuk mengikuti program akademik di berbagai perguruan tinggi di dalam negeri, sambil memperdalam pengetahuan mereka di berbagai bidang studi.

Sosialisasi Pendaftaran

Sosialisasi pendaftaran PMM Angkatan 4 adalah langkah penting dalam memastikan bahwa mahasiswa yang berminat dapat mengikuti program ini dengan baik. Berikut adalah beberapa informasi penting terkait sosialisasi pendaftaran:

1. Periode Pendaftaran

Pendaftaran PMM Angkatan 4 akan dibuka pada kisaran bulan November 2023. Calon peserta memiliki waktu hingga akhirNovember 2023 untuk mengajukan pendaftaran mereka. Ini adalah periode kritis di mana mahasiswa harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dan memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

2. Persyaratan Pendaftaran

Untuk dapat mendaftar dalam PMM Angkatan 4, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Beberapa persyaratan tersebut antara lain adalah:

Status sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi yang diakui di Indonesia.

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) minimal sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek.

Rekomendasi dari dosen pembimbing atau dekan fakultas.

Calon peserta diharapkan untuk memeriksa persyaratan secara rinci sebelum mendaftar.

3. Proses Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs web resmi PMM. Calon peserta akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan. Setelah mengajukan pendaftaran, calon peserta akan mengikuti serangkaian seleksi yang mencakup wawancara dan penilaian akademik.

4. Manfaat Program

PMM Angkatan 4 memberikan manfaat yang sangat berharga bagi para peserta. Selain memperluas pengetahuan akademik, peserta juga memiliki kesempatan untuk memahami budaya dan sistem pendidikan di negara-negara tujuan. Ini adalah pengalaman yang akan membawa dampak positif dalam perkembangan pribadi dan akademik mereka.

Kesimpulan

PMM Angkatan 4 adalah program yang sangat menarik bagi mahasiswa Indonesia yang ingin merasakan pengalaman belajar di tingkat nasional. Dengan sosialisasi pendaftaran yang dimulai pada awal November 2023, calon peserta memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri mereka dan memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Program ini akan membantu menciptakan generasi mahasiswa yang lebih berpengetahuan, berpengalaman, dan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia. Bagi mahasiswa yang ingin mengambil langkah berani ini dalam pengembangan pendidikan mereka, PMM Angkatan 4 adalah kesempatan yang tak boleh dilewatkan.

Mahasiswa UNISS Ikuti Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan (Entrepreneurs Bootcamp) di Hotel Grasia Semarang

Oleh : Septian Dwi Cahyo, S.E., M.M.

Mahasiswa UNISS yang menjadi peserta Program Wirausaha Merdeka di POLINES mengikuti pelatihan kewirausahan (Entrepreneurs Bootcamp) di Hotel Grasia Semarang. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta dari perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Program ini berisikan bentuk pembelajaran wirausaha berupa persiapan pengetahuan kewirausahaan (matrikulasi), praktik langsung berwirausaha yang dilakukan secara terencana dan implementasi program wirausaha yang meliputi ide bisnis dan launching produk.

            Wirausaha Merdeka merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia bagi para mahasiswa yang memiliki minat terhadap dunia kewirausahaan. Dalam hal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat mengikuti program wirausaha yang membekali mereka dengan beragam kompetensi dan soft skill.

             Salah satu mahasiswa UNISS yang telah mengikuti dan menjalankan program MBKM adalah David Roza Ratriadi Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual. Alasan David mengikuti program ini diantaranya sebagai salah satu langkah untuk menjadi seorang pengusaha serta wadah aktualisasi diri di bidang wirausaha.

            Wirausaha Merdeka, mahasiswa akan memiliki kesempatan untuk mengasah jiwa kewirausahaan, soft skills dan kemampuan manajerial, serta mendorong peningkatan pengalaman wirausaha mahasiswa dan peningkatan kemampuan daya kerja mahasiswa yang dapat diakui dan disetarakan hingga 20 SKS perkuliahan. Jangan ragu untuk teman-teman mendaftarkan diri di Program Wirausaha Merdeka ini karena membuat kita keluar dari zona nyaman.” kata David

             Pada sesi pelatihan kewirausahaan tersebut materi yang ditekankan adalah tentang marketing dimana mahasiswa diajarkan bagaimana cara memasarkan produk yang baik sehingga produk yang dibuat dapat dikenal atau diterima oleh konsumen. Dan mahasiswa juga diberikan tips cara memecahkan masalah ketika produk yang diusulkan tidak mampu berbuat banyak dipasar atau tidak dilirik sama sekali oleh konsumen.

Menjelajah Warisan Maritim Indonesia: Mahasiswa Universitas Selamat Sri dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan ke-3 di Universitas Hasanuddin Makassar

Oleh: Sherli Junianingrum, S.E., M.M.

Mahasiswa Universitas Selamat Sri, Maria Lalin dari Program Studi Manajemen dan Setiawati Gaitian dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, tengah berpartisipasi dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan skema Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan ke-3. Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini dilaksanakan di Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu momen berkesan dari pertukaran ini adalah kunjungan mereka ke Pelabuhan Paotere Makassar pada tanggal 30 September 2023.

Pertukaran Mahasiswa Merdeka: Sebuah Peluang untuk Memperluas Wawasan

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang beragam bagi mahasiswa. Salah satu skema dari program ini adalah Pertukaran Mahasiswa Merdeka, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar di perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia.

Maria Lalin dan Setiawati Gaitian, dua mahasiswa berbakat dari Universitas Selamat Sri, terpilih untuk mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan ke-3 di Universitas Hasanuddin Makassar. Program ini tidak hanya memberi mereka kesempatan untuk memperdalam pengetahuan akademis mereka, tetapi juga untuk memahami budaya dan kekayaan alam Indonesia yang beragam.

Kunjungan ke Pelabuhan Paotere Makassar: Memahami Warisan Maritim Indonesia

Pada tanggal 30 September 2023, Maria Lalin dan Setiawati Gaitian bersama dengan mahasiswa lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengunjungi Pelabuhan Paotere Makassar. Kunjungan ini menjadi salah satu momen berharga dalam pertukaran mereka, karena mereka dapat memahami lebih dalam tentang warisan maritim Indonesia.

Pelabuhan Paotere Makassar adalah salah satu pelabuhan tertua di Indonesia yang telah berusia lebih dari 500 tahun. Pelabuhan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi karena menjadi tempat berlabuhnya para pedagang dari berbagai negara sejak zaman kerajaan Gowa-Tallo hingga zaman kolonial Belanda. Selama kunjungan mereka, Maria Lalin dan Setiawati Gaitian dapat melihat secara langsung bangunan-bangunan bersejarah, kapal tradisional, dan berinteraksi dengan masyarakat setempat yang masih menjaga tradisi maritim Indonesia.

Pentingnya Pemahaman tentang Warisan Maritim

Pemahaman tentang warisan maritim Indonesia merupakan hal yang penting, terutama mengingat Indonesia adalah negara maritim dengan ribuan pulau dan garis pantai yang panjang. Pelabuhan seperti Paotere Makassar adalah saksi bisu dari sejarah panjang bangsa ini dalam hal perdagangan, budaya, dan kemajuan teknologi.

Kunjungan ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana kehidupan masyarakat lokal terkait dengan laut dan bagaimana warisan maritim ini memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini juga memberi kesempatan kepada Maria Lalin dan Setiawati Gaitian untuk berbicara dengan ahli sejarah maritim dan pelestari budaya tentang pentingnya melestarikan warisan ini.

Kesimpulan

Partisipasi Maria Lalin dan Setiawati Gaitian dari Universitas Selamat Sri dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan ke-3 di Universitas Hasanuddin Makassar adalah contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat menjadi jembatan untuk memahami dan melestarikan warisan budaya Indonesia yang kaya. Kunjungan mereka ke Pelabuhan Paotere Makassar menjadi pengalaman berharga yang akan membantu mereka menjadi pemimpin masa depan yang lebih baik dan lebih berwawasan. Semoga keberhasilan mereka dalam program ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk mengambil bagian dalam inisiatif Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan terlibat dalam penjagaan warisan budaya kita yang berharga.

Program MSIB Angkatan 5 Mahasiswa Universitas Selamat Sri Kendal : Membuka Peluang Karir dan Pembelajaran Mandiri

Oleh : Lukman Zaini Abdullah,. S.Kom., M.Si.

Pendidikan tinggi merupakan tahap penting dalam perkembangan seseorang. Bagi mahasiswa di Universitas Selamat Sri Kendal, Program MSIB 5 adalah kesempatan emas untuk menggabungkan teori dengan praktik, serta memperluas wawasan akademik mereka. Pada tahun ini, sebanyak 6 mahasiswa telah berhasil lolos dalam program magang, sementara 11 mahasiswa lainnya berpartisipasi dalam studi independen bersertifikat.

Magang: Melangkah ke Dunia Nyata

Enam mahasiswa pilihan kami,

Ahmad Tegar, Chandra Meliyani, Diah Sukma Wulandari,  Imam Baharudin, Muhammad Naufal Aliy dan Visa Maisyatana telah memulai perjalanan mereka dalam program magang MSIB5 . Mereka telah mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka, tetapi juga membantu mereka memahami bagaimana teori akademik diterapkan dalam dunia nyata.

Studi Independen: Menguasai Ilmu dengan Kebebasan

Sementara itu, 11 mahasiswa lainnya telah memilih untuk mengejar studi independen bersertifikat sebagai bagian dari program MSIB 5. Mereka telah memilih berbagai topik pembelajaran yang sesuai dengan minat dan aspirasi mereka. Mahasiswa-mahasiswa ini bekerja keras untuk mengembangkan pemahaman mereka tentang subjek-subjek yang mereka pelajari.

Melangkah ke Masa Depan dengan Percaya Diri

Program MSIB 5 membantu mahasiswa mempersiapkan diri untuk masa depan yang cerah. Dengan kombinasi magang dan studi independen, mereka tidak hanya mendapatkan keterampilan praktis, tetapi juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah mereka.

Menutupi Segala Aspek Pembelajaran

Dalam program MSIB 5 ini pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menggali potensi kreatif mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa dapat keluar dari program ini dengan pengetahuan yang mendalam, kepercayaan diri yang tinggi, dan keterampilan yang relevan untuk menghadapi dunia kerja.

Dengan demikian, program MSIB 5 memberikan mahasiswa peluang untuk meraih sukses dalam pendidikan mereka, memperoleh pengalaman praktis, dan meraih kesiapan untuk menghadapi masa depan yang cerah. Dengan 6 mahasiswa yang lolos magang dan 11 mahasiswa yang terlibat dalam studi independen, prestasi ini adalah cerminan dari semangat dan dedikasi mahasiswa di Universitas Selamat Sri Kendal.

Dokumentasi

Mahasiswa UNISS Ikuti Program Wirausaha Merdeka Angkatan 2 di Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Tahun 2023

Oleh : Septian Dwi Cahyo, S.E., M.M.

Mahasiswa Universitas Selamat Sri (UNISS) ikut serta dalam kegiatan Wirausaha Merdeka 2023 di UDINUS. Pelaksanaan program ini dimulai pada hari Selasa, 22 Agustus 2023 dimana diikuti oleh seluruh mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Untuk mahasiswa UNISS, ada sebanyak 5 Mahasiswa yang diterima di Program Wirausaha Merdeka UDINUS.

            Wirausaha Merdeka merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia bagi para mahasiswa yang memiliki minat terhadap dunia kewirausahaan. Dalam hal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat mengikuti program wirausaha yang membekali mereka dengan beragam kompetensi dan soft skill.

             Salah satu mahasiswa UNISS yang telah mengikuti dan menjalankan program MBKM adalah Silvia Hartanti Putri. Mahasiswa Program Studi Manajemen UNISS itu menjadi salah satu peserta program Wirausaha Merdeka di Universitas Dian Nuswantoro, Semarang. Alasan Silvia mengikuti program Wirausaha Merdeka karena dapat memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa serta memperoleh pembekalan mindset, kompetensi kewirausahaan, dan penciptaan konsep usaha, praktek, serta pengembangan usaha.

            Silvia menjelaskan untuk bisa mengikuti program wirausaha merdeka, minimal harus mahasiswa semester 3 dan dirinya harus mempersiapkan beberapa persyaratan dokumen, seperti surat rekomendasi, surat pernyataan, surat izin orang tua, transkip nilai, dan motivation letter. Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk mengisi kuesioner pengetahuan dasar tentang Pancasila dan Kebangsaan. “Syaratnya cukup mudah dan bisa diikuti yang terpenting adalah kemauan”, ujar Silvia.

            Silvia mengungkapkan bahwa dia sangat bangga dan senang bisa memperluas wawasan dan ilmu terkait bagaimana menjalankan kewirausahaan. Kegiatan ini sangat membentuk karakter yang dibutuhkan dalam berbisnis. Selain itu, memberikan pengalaman praktis dalam kegiatan wirausaha dan memberikan kesempatan agar dapat belajar di luar kampus untuk mengembangkan ilmu di bidang kewirausahaan.

            Produk usaha yang dibuat oleh kelompok Silvia adalah kebab namun kebab yang diusulkan menghadirkan inovasi produk dimana kebab yang dibuat oleh kelompok Silvia memiliki varian rasa khas nusantara dan memakai produk indomie serta keju mozarella sebagai bahan pelengkap atau inovasi sehingga kebab yang dibuat memiliki ciri khas atau value tersendiri daripada outlet kebab yang lain.

Foto Dokumentasi

Mahasiswa Universitas Selamat Sri Berpartisipasi dalam Kegiatan Pertukaran Mahasiswa di Universitas PGRI Sumatra Barat

Oleh : Sherli Junianingrum, S.E., M.M.

Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Muhammad Ridwan Rozzaq, dari Universitas Selamat Sri, saat ini tengah menjadi salah satu perwakilan mahasiswa yang sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universitas PGRI Sumatra Barat. Program ini telah membawa Ridwan ke beberapa tempat bersejarah dan budaya penting di Padang Pariangan dan Bukit Tinggi, Sumatra Barat.

Pertukaran Mahasiswa: Kesempatan Berharga untuk Pengalaman Multikultural

Program pertukaran mahasiswa adalah salah satu cara yang sangat efektif untuk memperluas pandangan dan pengalaman seseorang. Mahasiswa seperti Muhammad Ridwan Rozzaq memiliki peluang untuk mengenal budaya baru, memahami perbedaan, dan memperdalam pengetahuan akademik mereka. Universitas Selamat Sri telah aktif dalam mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam program pertukaran ini, dan Ridwan adalah salah satu yang beruntung dapat mengikuti program ini.

Destinasi yang Menarik: Padang Pariangan dan Bukit Tinggi

Ridwan saat ini berada di Padang Pariangan dan Bukit Tinggi, dua kota yang menawarkan berbagai pengalaman menarik di Sumatra Barat. Beberapa tempat yang telah dikunjungi oleh Ridwan dalam program pertukaran mahasiswa ini adalah:

1.         Istano Basa Pagaruyung: Istano Basa Pagaruyung adalah salah satu destinasi utama yang harus dikunjungi di Padang Pariangan. Istano ini adalah bekas istana kerajaan Pagaruyung dan menjadi salah satu simbol budaya dan sejarah yang penting di Sumatra Barat. Pengunjung dapat melihat arsitektur tradisional Minangkabau yang megah dan menikmati berbagai koleksi artefak budaya di dalamnya.

2.         Jam Gadang: Jam Gadang adalah salah satu landmark paling terkenal di Bukit Tinggi. Jam ini merupakan jam lonceng yang memiliki arsitektur khas Belanda dan merupakan peninggalan bersejarah yang penting bagi kota ini. Pengunjung dapat menikmati pemandangan kota dari atas menara jam ini.

3.         Museum Bung Hatta: Museum Bung Hatta adalah museum yang didedikasikan untuk salah satu tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia, Mohammad Hatta. Museum ini berisi koleksi-koleksi pribadi dan artefak sejarah yang berkaitan dengan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ini adalah tempat yang penting untuk memahami sejarah Indonesia.

Pengalaman yang Berharga

Muhammad Ridwan Rozzaq dan mahasiswa lain yang berpartisipasi dalam program pertukaran mahasiswa ini tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik yang berharga tetapi juga memperluas wawasan mereka tentang budaya, sejarah, dan masyarakat Indonesia. Mereka memiliki kesempatan untuk menjalin hubungan baru, belajar bahasa baru, dan berbagi pengalaman mereka dengan teman-teman dan keluarga di rumah.

Kegiatan pertukaran mahasiswa seperti ini adalah contoh bagus dari bagaimana pendidikan tidak hanya terbatas pada kelas, tetapi juga dapat diperluas ke luar pulau untuk pengalaman yang lebih mendalam dan beragam. Semoga Muhammad Ridwan Rozzaq dan mahasiswa lainnya yang berpartisipasi dalam program ini dapat membawa pulang banyak pengalaman berharga dan pengetahuan baru ke Universitas Selamat Sri.

Penyerahan Dana Bantuan SPP dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk Mahasiswa Kampus Mengajar 5 Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Universitas Selamat Sri

Oleh : Sherli Junianingrum, S.E., M.M.

Pada tanggal 3 Oktober 2023, Universitas Selamat Sri menjadi saksi dari momen bersejarah ketika Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyerahkan dana bantuan SPP kepada 21 mahasiswa yang telah mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka skema Kampus Mengajar 5. Acara ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan tinggi berkualitas di Indonesia.

Acara penyerahan dana bantuan SPP ini dihadiri oleh para Pembina Yayasan Wakaf Selamat Rahayu, Ibu Hj. Sri Idayanti, S.E., M.M., dan Ibu Hj. Rahayuningsih, S.E., M.M. Kehadiran mereka dalam acara ini menggambarkan dukungan kuat dari pihak yayasan terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan inisiatif dari pemerintah yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri dan menciptakan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Skema Kampus Mengajar 5 merupakan salah satu program yang ditawarkan dalam rangkaian Merdeka Belajar Kampus Merdeka, yang memungkinkan mahasiswa untuk menjadi asisten guru dan terlibat dalam kegiatan pengajaran di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama.

Dana bantuan SPP yang diserahkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi merupakan langkah konkret dalam mendukung mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini. Dana tersebut akan membantu mahasiswa untuk melunasi biaya SPP mereka, sehingga mereka dapat fokus pada pengembangan diri dan tugas-tugas pengajaran mereka.

Pada acara penyerahan dana bantuan SPP ini, setiap mahasiswa penerima merasa bangga dan bersemangat. Mereka menyadari bahwa dukungan pemerintah dan yayasan adalah sebuah investasi dalam masa depan mereka, yang akan membantu mereka menjadi lulusan yang kompeten dan siap untuk berkontribusi dalam membangun bangsa.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berharap bahwa program seperti ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk universitas, yayasan, dan pemerintah, pendidikan tinggi di Indonesia dapat terus meningkat dan melahirkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global.

Penyerahan dana bantuan SPP ini menjadi salah satu tonggak bersejarah dalam perjalanan pendidikan tinggi di Indonesia, menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan universitas dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk meraih masa depan yang cerah.